Saturday, January 15, 2011

Koleksi terbaru Bulan January

Koleksi terbaru kandang bulan January 2011
1. Kandang M002 harga Rp. 145.000 (full set)







2. Kandang M022 harga Rp. 135.000 (full set)







3. Kandang HC5 harga Rp. 70.000 (full set)

Thursday, January 13, 2011

Tips Memelihara Bayi Hamster


Jika Anda memilih hamster jenis Campbell untuk dipelihara, mungkin Anda akan sering mendapatkan bayi hamster. Hamster campbell bisa melahirkan 6-8 ekor bayi sekali melahirkan. Mungkin beberapa dari Anda ada yang masih belum tahu bagaimana cara memelihara hamster pada saat melahirkan. Bukan hal yang tidak mungkin bayi hamster akan mati karena dimakan oleh induknya sendiri. Berikut ini merupakan tips agar bayi atau anak hamster selamat.

1. Setelah induk hamster terlihat sedang mengandung, sebaiknya induk jantan dipisah, apalagi setelah induk betina melahirkan. Meskipun banyak sumber yang mengatakan induk jantan juga akan merawat anak hamster, tetapi tidak ada jaminan. Justru akan besar kemungkinan anak hamster dimakan oleh induk jantan.

2. Jangan menyentuh anak hamter menggunakan tangan Anda, karena hal tersebut dapat menyebabkan anak hasmter berbeda bau sehingga induk hamster akan menganggap anaknya sebagai musuh. Jika terpaksa memegang, peganglah dengan menggunakan sarung tangan yang tidak berbau.

3. Usahakan kandang hamter jangan terlalu besar dan luas. Agar induk betina konsentrasi mengurus bayi hamster. Selain itu, taruh kandang di tempat yang jarang dilalui orang.

4. Siapkan makanan yang cukup dan jangan hanya 1 macam, biar memenuhi gizi ibu hamster. Selain makanan pokok, Anda dapat memberikan taoge, tablet susu, jelly strawberry, vitamin, dan apel.Oiya, botol minumnya juga jangan samapi kosong yah...Kasian induk hamsternya kehausan

Wednesday, December 15, 2010

My home

This my home,,,

Wednesday, November 24, 2010

Mengatasi Gangguan Kesehatan Hamster




Kesehatan hamster perlu di perhatikan baik makanan, minuman yg di asup dalam tubuhnya maupun tempat ia hidup dan berkembang biak. hamster memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Namun, jika kondisi tidak mendukung, bukan tidak mungkin hamster terserang penyakit. Karena ukuran tubuh hamster kecil, maka sulit untuk mengidentifikasikan penyakit yang menyerang hamster.
Berikut jenis jenis penyakit yang menyerang hamster:
1.SALESMA
Ini bukan orang yang suka nawar-nawarin barang lho! Salesma atau pilek pada hamster biasa disebabkan oleh udara panas atau penurunan suhu drastis. suhu yang ideal untuk hamster adalah 18-22degC. Sealin itu, salesma juga dapat ditularkan dari manusia. Gejala salesma dimulai dari hamster yang sering bersin dan keluar cairan dari mata dan hidung. Hamster akan terlihat lesu, matanya setengah tertutup dan selalu terlihat bergelung (tidur) di salah satu sudut kandang.
Bagaimana cara mengatasinya?
- Segeralah pindahkan hamster yang sakit ke kandang khusus yang terpisah dari hamster lain.
- Letakkan kandang di tempat yang hangat atau di atas kandang diberi lampu. Letakkan serbuk kayusebanyak mungkin di dalam kandang.
- Hamster dapat diberi campuran susu,air dan madu sebagai obat.
- InsyaAllah, dalam beberapa hari hamster akan terlihat membaik.

2. DIARE
Diare dapat disebabkan oleh beberapa hal:
- Diare karena konsumsi sayur dan buah berlebihan.
Hentikan pemberian sayur dan buah. Berikan makanan kering khusus hamster. Air minum dan botol harus selalu tersedia, karena hamster diare butuh banyak cairan. Umumnya, kematian hamster yang diare disebabkan dehidrasi atau kurang cairan.
- Diare karena jamur.
Serutan kayu yang jarang diganti dapat menyebabkan diare secara tidak langsung. Serutan kayu yang sudah dikencingi akan tumbuh jamur Aspergillus. Hamster yang terserang penyakit ini akan terlihat lesu, sulit bernapas, gatal, dan diare yang kronis. Jika terlihat gejala ini, segera pisahkan hamster dengan hamster lainnya (takut tertular), kandang hamster untuk merawat dibersihkan setiap hari, dan segera pergi ke dokter hewan karena umumnya diperlukan antibiotik dan obat antijamur.
- Diare karena bakteri.
Penyakit ini lebih dikenal dengan nama wet tail (ekor basah). Penyakit ini biasa menyerang hamster berusia muda. Penyebab utama penyakit ini adalah tingkat stress yang tinggi sehingga terjadi ketidakseimbangan jumlah bakteri yang biasa hidup di dalam usus hamster. Hamster yang terjangkit penyakit ini akan mudah menemui ajalnya. Gejala: penampilan sangat kotor, basah, disertai bau menyengat. Biasanya hamster akan malas makan dan minum. Jika tampak gejala tersebut, segeralah bertindak, karena hamster akan cepat menemui ajalnya. Hamster perlu disuapi menggunakan pipet, beri obat antidiare (Kaopectate) dan sedikit antibiotik.

3. JAMUR DAN KUTU
Hamter yang terinfeksi jamur dan kutu akan terlihat selalu gatal dan kulitnya kering. Kadang-kadang disertai bulu yang mudah rontok. Tindakan untuk mencegah jamur dan kutu adalah menyemprot kandang hasmter dengan antikutu setiap bulan dan selalu menjaga kebersihan kandang.

4 KERONTOKAN BULU
Kerontokan bulu hamster dapat diakibatkan oleh beberapa hal:
- Usia. Ketika usia tua (2 tahun) biasanya hamster akan mengalami kerontokan bulu sehingga kelihatan botak. Hal in wajar dan tidak perlu dirisaukan karena tidak membahayakan. Hal yang dapat dilakukan adalah menjaga kebutuhan vitamin agar selalu seimbang
- Alergi. Hamster dapat menderita alergi terhadap suatu jenis makanan atau serbuk kayu. Jangan menggunakan serbuk kayu dari pinus dan cedar. Semua jenis hamster alergi terhadap serbuk kayu tersebut.
- Kurang vitamin. Jika gizi hamster tidak seimbang maka akan mengakibatkan kerontokan bulu. Cara mengatasinya adalah dengan vitamin E setiap 2 hari sekali di apotek terdekat.

5. OBESITAS
seperti halnya manusia hamster juga memili penyakit obesitas.Bisa dikategorikan sebagai penyakit karena dapat mengakibatkan jantung melemah atau bisa juga serangan jantung. Cara menghindari obesitas adalah: membatasi makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi seperti biji bunga matahari dan kacang tanah.

Dengan adanya berbagai penyakit yang dapat menyerang hamster sebaiknya kita sering memperhatikan kondisi tubuh hamster tersebut. Jangan sampai anda menghiraukan hamster yang lemah dan berdarah.bisa – bisa hamster anda sudah tak bernyawa lagi.

Thursday, November 18, 2010




Makanan Berbahaya bagi Hamster

Bagi yang memiliki hamster sebaiknya anda harus tahu makanan apa saja yang sehat dan tidak berbahaya bagi tubuh hamster. Bisa-bisa hamster anda bias mati karena anda sembarangan memberi makanan.
Berikut ini jenis makanan yang berbahaya untuk hamster :
1.Segala Jenis Sayuran Daun
> Kembang Kol
> Sawi
Beberapa jenis sayuran, terutama sayuran berdaun tidak baik diberikan berlebihan kepada hamster. Hamster dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi berbagi jenis sayuran berdaun, terutama sayuran berdaun putih. Sawi dapat menyebabkan kelemahan pada tulang punggung.
> Kangkung
Kangkung dapat menyebabkan mulas. Sebab kangkung memiliki getah. Pemberian sayuran secara berlebih dapat menyebabkan hamster terlalu sering buang air besar, bahkan mencret. Gejala ini dapat diketahui dari pantat hamster yang selalu basah. Jika hamster mengalami mencret, hentikan pemberian sayuran (termasuk wortel) dan ganti dengan biji-bijian atau konsentrat. Kebutuhan akan air juga meningkat pada saat hamster mengalami diare.
2. Cabai dan Masakan Pedas
Cabai dan masakan pedas lainnya tidak boleh diberikan kepada hamster. Cabai membuat sensasi pedas dengan menggerus lidah sehingga berbahaya bagi hamster. Selain itu, bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada hamster.

3. Ikan Asin dan Masakan Bergaram Lainnya
Ikan asin dan masakan yang mengandung garam lainnya tidak boleh diberikan kepada hamster. Pemberian pakan jenis ini pada hamster dapat mengakibatkan bulu hamster rontok.

4. Coklat dan PermenCoklat dan permen adalah makanan berbahaya bagi hamster. Coklat sendiri bersifat racun bagi hamster. Sedang pada permen, seringkali mengandung zat-zat kimia yang memang tidak pernah ada dalam makanan hamster. Selain itu, kandungan gula pada keduanya tidak baik bagi kesehatan hamster.

5. Makanan Instant Pabrikan
Makanan instant baik berupa snack, mie, atau apapun bentuknya dengan berbagai merek yang dijual di pasaran, tidak boleh diberikan kepada hamster. Serinkali makanan ini mengandung zat kimia sebagai bahan pewarna dan pengawet yang tidak dapat ditoleransi hamster. Dalam jumlah berlebih, zat kimia ini dapat menyebabkan tumor, kanker, dan gangguan kehamilan. Selain itu, makanan instant hampir dapat dipastikan mengandung garam, sehingga dapat menyebabkan kerontokan bulu pada hamster.

Tuesday, November 16, 2010

Sekilas tentang Hamster Robo


Hamster Roborovski (Phodopus roborovskii) adalah hamster terkecil dan tercepat dari semua hamster dan dapat hidup 2 sampai 3 setengah tahun dan biasanya disimpan sebagai binatang peliharaan.

Hamster robo selalu ingin tahu dan mudah terkejut, namun sangat jarang menggigit. Roborovski sangat sayang terhadap satu sama lain. sifat sosial mereka terlihat ketika ditempatkan bersama-sama pada usia dini, mereka tidur di satu tempat dan memang makan, bermain dll bersama.

Roborovski tumbuh sekitar 4 - 5cm memiliki tubuh berbentuk peluru dan kaki belakang yang sangat panjang untuk berjalan cepat.

Monday, November 8, 2010

Petunjuk Untuk Perawatan Bayi Hamster

Hari 1-7 :
Kandang dibiarkan dan jangan dibersihkan. Hanya boleh mengganti air dan makanan. Jangan menyentuh sang ibu, bapak, para bayi atau rumahnya. (Bayi dan rumah tidak boleh disentuh sampai hari ke 14.)

Hari 8 :
Berikan ibu dan bayi-bayinya buah atau sayuran dengan kadar air tinggi seperti timun, wortel atau apel. Ini akan mencegah mereka mengalami dehidrasi. Sang bayi akan mulai menjelajah keluar rumahnya, letakkan sang ibu didekatnya dan sang ibu akan membawa kembali bayi-bayi ke dalam rumahnya

Hari 9:
Berikan sang ibu istirahat dari mengasuh bayi-bayinya selama 5 menit. Bermainlah dengan sang ibu dan tawarkan dia makanan/snack.

Hari 10:
Para bayi akan mulai mencoba dan mulai untuk memakan makanan hamster pada umumnya. Tetapi tetap berikan mereka timun/wortel/apel/daun katuk/kecambah(toge).

Hari 11 :
Para bayi mulai menggunakan botol air dan tetap mencoba berjalan dan menjelajah walau masih tertutup matanya. Pada saat ini motif dan warna mereka telah tampak.

Hari 12:
Mata para bayi akan mulai membuka matanya pada hari ke 12-14.

Hari 13 :
Lanjutkan pemberian buah atau sayuran dan periksalah apakah mereka semua telah dapat menemukan dan menggunakan botol air.

Hari 14:
Para bayi seharusnya telah membuka mata mereka semua. Tunggu sampai semua bayi telah membuka matanya, lalu untuk pertama kalinya Anda dapat menyentuh mereka dan membersihkan kandangnya. Para bayi mungkin akan gugup dan takut saat dipegang pertama kali. Oleh karena itu peganglah dekat kandang dan tidak terlalu tinggi, jikalau mereka memutuskan untuk melompat dari tangan.

Hari 15-21:
Anda dapat terus bermain dengan para bayi dan berikan mereka buah/sayuran. Pada hari ke 21 mereka telah benar-benar mandiri, walau begitu tetap dianjurkan untuk tetap bersama sang ibu sampai hari ke 28. Tetapi apabila sang ibu hamil lagi atau akan melahirkan lagi, pisahkan mereka secepatnya karena sang ibu akan cendrung menyerang anak-anak pertamanya yang telah remaja.

Setelah memisahkan anak-anaknya dengan sang ibu pada hari ke 21/28, disarankan untuk tetap menaruh mereka satu minggu lagi sebelum dipindahkan ke kandang barunya, untuk memastikan apakah mereka sehat semua. Merupakan ide yang baik untuk memisahkan anak-anak tersebut berdasarkan jenis kelaminnya saat berumur 28 hari, dikarenakan mereka secara seksual telah matang pada umur ini.



>>>>>>SeLaMat MeNcOba>>>>